Tuesday, November 9, 2010

Ilmuna Amaluhum (Ilmu Kita Amalan Mereka)???







Saya biasa berjumpa dengan artikel yang membicarakan tentang perkara seperti artikel 1 di bawah tetapi dalam versi yang berbeza.  Maksud saya dalam olahan atau cara penyampaian yang berbeza. Tetapi itu bukan maksud utama tulisan ini.

Sementara artikel 2 di bawah saya menjumpainya petang tadi secara tidak sengaja tetapi isi kandungannya menarik perhatian saya bagi tujuan membuat perbandingan. Walaupun artikel yang membicarakan perkara yang hampir sama pernah di'post'kan ke email saya, tetapi saya tidak membacanya secara bersungguh-sungguh sehinggalah saya menjumpai artikel 2 seperti yang telah saya kepilkan.

Saya sengaja meletakkan kedua-dua artikel tersebut dengan mengekalkan isi asalnya tanpa mengubah apa-apa. Walaubagaimanapun, saya telah meletakkan sumber-sumbernya sebagai tanda terima kasih kepada pemilik asalnya. Mohon diizinkan bagi tujuan perkongsian ilmu.

Untuk anda semua membuat perbandingan serta memberikan pandangan-pandangan.  Dari sudut apa sekalipun.

Artikel 1

Sumber
Rupanya tanpa kita sedari, dalam makanan yang kita makan sehari-hari, kita tak boleh makan sesuka hati kita saja. Inilah penyebab terjadinya berbagai penyakit antara lain penyakit kencing manis, lumpuh, sakit jantung, keracunan makanan dan lain-lain penyakit. Apabila anda telah mengetahui ilmu ini, tolonglah ajarkan kepada yang lainnya.

Ustaz Abdullah Mahmood mengungkapkan, Rasulullah tak pernah sakit perut sepanjang hayatnya kerana pandai menjaga makanannya sehari-hari. InsyaAllah kalau anda ikut diet Rasulullah ini, Anda takkan menderita sakit perut ataupun keracunan makanan.

Jangan makan IKAN bersama SUSU
Jangan makan IKAN bersama DAUN SALAD/KOBIS
Jangan makan SUSU bersama CUKA
Jangan makan CUKA bersama IKAN
Jangan makan BAWANG PUTIH bersama BAWANG MERAH
Jangan makan BUAH bersama SUSU (Contoh : KOKTEL)
(Sumber petikan dari buku Cara Makan RAsullulah SAW tulisan Prof Dr Abdul Basith Muhammad As-Sayyid)

CARA MAKAN

* Jangan makan buah setelah makan nasi, sebaliknya makanlah buah terlebih dahulu, baru makan nasi. Buah baik dimakan ketika perut kosong kerana proses penghadamannya cepat berbanding kumpulan makanan lain. Jika dimakan selepas makanan lain, ia akan mengalami fermentasi kerana lambat dihadam. Zat zat yg terdapat di dalamnya akan rosak dan juga penyebab berlakunya kembung perut. 

* Tidur dibolehkan 1 jam SELEPAS makan tengah hari. Terlalu cepat tidur setelah makan akan menyukarkan proses penghadaman, mengeluarkan gas yang banyak, susah buang air besar dan menyebabkan mulut berbau. Dianjurkan tidur dengan mengiring ke sebelah kanan seperti mana yang sering dilakukan oleh Rasulullah SAW. Dengan itu perut yang terletak di sebelah kiri tubuh tidak ditindih dan tidak mengganggu proses penghadaman yang sedang berlaku.

*Jangan sesekali tinggal makan malam. Barang siapa yg tinggal makan malam dia akan dimakan usia dan kolesterol dalam badan akan berganda. Diriwayatkan dari Anas dengan status marfu':"Makan malamlah sekalipun hanya dengan kurma kering, kerana meninggalkan makan malam dapat mempercepatkan penuaan". Ini adalah kerana, jika kita meninggalkan makan malam, tubuh akan mengurangkan kadar metabolisme badan. Waktu makan yang tidak teratur juga boleh mengganggu proses penghadaman.

Antara amalan-amalan kesihatan lain yang wajar diamalkan:

1. Mandi Pagi sebelum subuh, sekurang kurangnya sejam sebelum matahari terbit. Air sejuk akan menyempitkan saluran kapilari darah, membuatkankan jantung mengepam lebih banyak darah dan oksigen ke seluruh tubuh dengan kadar yang cepat dan menyebabkan kontraksi otot. Kontraksi otot dapat membakar lemak yang terdapat dalam tubuh. Selain itu, air sejuk juga akan menyebabkan kita menggigil disebabkan oleh tindakan refleks tubuh untuk mengekalkan suhu badan. Dengan menggigil lemak akan dibakar untuk menghasilkan tenaga dan haba. Denga itu ia juga dapat mengurangi penimbunan lemak. Kita boleh saksikan orang yang mandi pagi kebanyakan tidak gemuk.

2. Rasulullah mengamalkan minum segelas air sejuk (bukan air dalam peti sejuk/ais) setiap pagi. Mujarabnya InsyaAllah jauh dari penyakit (susah mendapat sakit).

3. Waktu sembahyang subuh disunatkan kita bertafakur (iaitu sujud sekurang kurangnya seminit setelah membaca doa). Kita akan terhindar dari sakit kepala atau migrain. Ini terbukti oleh para ilmuwan yang membuat kajian kenapa dalam sehari perlu kita sujud. Antaranya menambahkan aliran darah ke otak dan menyahcas tenaga eletrostatik yang terdapat pada tubuh.
http://www.islamic-replies.ucoz.com/Benefits_Of_Prayer.html

Artikel 2
Dan petang tadi, secara tidak sengaja saya telah terjumpa artikel di bawah Disini

“Dan hendaklah kamu takut kepada Allah jika kamu meninggalkan anak-anak yang lemah.“
(QS. An Nisa: 9).

Pada hari ini, tidak dapat dipungkiri lagi bahwa cendikiawan Yahudi hampir menguasai segala bidang yang ada, baik dibidang Engineering, musik, saintis terlebih lagi dibidang perdagangan. Hampir tujuh puluh persen perdagangan di dunia dikuasai oleh kaum Yahudi, dari kosmetik, pakaian, makanan, senjata, perhotelan, perfilman di Hollywood dan sebagainya. Kenapa Tuhan memberi kelebihan kepada orang yahudi?. Apakah ada suatu proses yang mereka lakukan untuk mempersiapkan generasi unggul ?. Dr. Stephen Carr Leon dari Universitas Massachute USA telah membuat tesis untuk pasca sarjana dengan judul “Why The Jews So Smart ” (Mengapa yahudi begitu cerdas?). Untuk pengetahuan pembaca, penulisan dan penelitian tesis tersebut ia lakukan hampir memakan waktu kurang lebih delapan tahun, hal ini dilakukan karena untuk mengumpulkan data-data yang setepat mungkin. Data-data yang dikumpulkan ialah faktor makanan, adat istiadat, agama, persiapan awal untuk melahirkan keturunan dan sebagainya.

Faktor pertama adalah bagaimana masyarakat Israel mempersiapkan generasi unggul yang dimulai dengan persiapan awal dalam melahirkan keturunan. Di Israel, seorang ibu yang sedang mengandung, maka hal yang pertama kali dilakukan adalah sang ibu akan sering menyanyi dan bermain piano, sang ayah akan membeli buku Matematik dan menyelesaikan soal-soal Matematik tersebut bersama sang istri. Stephen bertanya kepada temannya seorang Yahudi yang sedang mengandung, mengapa dia sering membawa buku Metamatik dan terkadang bertanya tentang beberapa soal matematik yang tak dapat menyelesaikanya.

Stephen bertanya kembali, “apakah soal Matematik ini untuk anak kamu?” Yahudi tadi menjawab, “Ya, ini untuk anak saya yang masih didalam kandungan, saya sedang melatih otaknya, agar ia menjadi genius apabila dewasa kelak”. Si ibu Yahudi tadi akan terus menjawab soalan Matematik tanpa merasa jenuh dengan harapan agar anaknya kelak jenius.

Perkara lain yang menjadi perhatian riset tersebut ialah makanan si ibu yang sedang mengandung. Dalam masyarakat Yahudi seorang ibu sejak awal mengandung gemar sekali memakan kacang badam dan korma bersama susu, dan untuk tengah hari menu utamanya ialah roti dan ikan tanpa kepala bersama salad yang dicampur dengan badam dan berbagai jenis kacang. Menurut kajian sains, memakan ikan sungguh baik untuk perkembangan otak dan sedangkan memakan kepala ikan tidak baik sebab kepala ikan mengandung zat kimia yang dapat merusakkan pengembangan dan pertumbuhan otak anak didalam kandungan.

Tesis tersebut juga menyatakan bahwa diantara adat orang Yahudi dan telah menjadi semacam kewajiban untuk ibu yang sedang mengandung untuk minum pil minyak ikan. Menurut kajian tesis tersebut, setiap undangan makan, orang Yahudi gemar sekali memakan isi ikan ( fillet) dan biasanya jika di atas meja ada ikan, maka daging tidak akan ada. Sebab, menurut masyarakat Yahudi, campuran daging dan ikan tak baik dimakan bersama-sama. Sedangkan Salad dan kacang, terutama hadam merupakan suatu kebiasaan di dalam setiap jamuan.

Perkara yang penting lagi ialah masyarakat Yahudi akan memakan buah buahan terlebih dahulu sebelum memakan hidangan utama. Sebab itu menurut penulis, kita jangan terperanjat jika seseorang diundang kerumah orang Yahudi maka tamu akan dihidangkan buah buahan terlebih dahulu. Menurut mereka, jika memakan hidangan nasi atau roti (mengandung karbohidrat) terlebih dahulu baru kemudian memakan buah buahan, ini akan menyebabkan seseorang merasa ngantuk dan lemah dan payah untuk memahami pelajaran disekolah.

Demikian juga dengan rokok. Bagi masyarakat Israel, merokok adalah perbuatan yang diangap sangat tercela, sehingga apabila seseorang diundang makan dirumah orang Yahudi, jangan sekali-kali merokok, sebab tanpa risih dan malu, mereka akan menyuruh tamu tersebut keluar dari rumah mereka dan merokok diluar rumah.

Masyarakat Yahudi sangat percaya dengan bahaya rokok bagi kesehatan dan otak Sebab menurut riset yang dilakukan oleh para saintis di Universitas Israel, menemukan bahwa nikotin rokok dapat menyebabkan kerusakan pada sel utama pada otak manusia dan akan melekat pada genes. Ini bermakna, keturunan perokok bakal membawa generasi yang cacat otak yang dapat mengakibatkan bodoh atau malas.

Selanjutnya peneliti memperhatikan pendidikan Taman Kanak-kanak masyarakat Yahudi Dalam sekolah tersebut, konsumsi anak-anak dijaga dengan baik. Makanan awal ialah buah buahan bersama kacang badam, diikuti dengan menelan pil minyak ikan (code oil lever). Peneliti tersebut mendapatkan bahwa kanak-kanak Yahudi sungguh bijak dan rata rata setiap anak didik diajarkan tiga bahasa yaitu bahasa Hebrew, Arab dan Inggris. Anak-anak TK tersebut selain dilatih berbahasa dengan tiga bahasa, mereka juga dilatih bermain piano dan violin, ini adalah suatu kewajiban.

Menurut masyarakat Yahudi, bermain musik dan memahami not- notnya dapat meningkatkan IQ dan sudah tentu bakal menjadikan anak itu memiliki otak cemerlang. Sebab menurut saintis Yahudi, alunan musik dapat merangsang dan memberikan senam untuk otak.

Seterusnya dalam pendidikan dasar, dari kelas satu hingga kelas enam, anak anak Yahudi akan ditekankan untuk belajar matematik yang berkonsepkan perdagangan. Oleh sebab itu tidak heran, di semua sekolah Yahudi, pelajaran matematik dan IPA (sains) merupakan pelajaran utama dan perhatian serius. Dengan demikian, segala pelajaran sosial akan dengan mudah dicerna oleh anak-anak Yahudi.

Selain dari pelajaran matematik dan IPA, pelajaran olahraga juga menjadi pelajaran wajib. Dan olahraga yang utama ialah olahraga memanah, menembak dan berlari. Sebab menurut masyarakat Yahudi, memanah dan menembak dapat melatih otak dalam memfokuskan sesuatu perkara disamping mempermudahkan persiapan untuk bela negara dalam militer.

Selanjutnya penulis memperhatikan pendidikan di sekolah menengah. Siswa sekolah menengah ditekan dengan pelajaran sains malahan mereka diwajibkan untuk membuat produk dalam segala projek kelas mereka walaupun kadangkala kelihatannya lucu dan main-main, Mereka diupayakan membuat kreatifitas dalam produksi teknologi, senjata, farmasi, Kedokteran dan ilmu teknik, Hasil kreatifitas, idea dan produk yang dihasilkan oleh murid sekolah menengah itu akan dibawa laboratarium di perguruan tinggi, seperti Politeknik dan Universitas.

Disamping teknologi, pendidikan memengah Yahudi sangat memperhatikan masalah ekonomi dan perdagangan. Di tahun akhir di universitas, para mahasiswa dibidang ekonomi dan perdagangan ditugaskan untuk melakukan projek-projek perniagaan dan mahasiswa tersebut akan lulus jika kelompok belajar mereka (setiap kumpulan terdiri dari sepuluh mahasiswa) dapat menjalankan perniagaan yang mendapat keuntungan sebanyak $ US 1 juta. Itulah kenyataan, bagaimana masyarakat Yahudi mempersiapkan generasi sehingga tidak heran masyarakat Yahudi menguasai bidang ekonomi, dan bisnis melalui jaringan bisnis masyarakat Yahudi yang ada di seluruh penjuru dunia.

Para sarjana dan alumni perguruan tinggi, setelah menjadi alumni akan disarankan untuk mendaftar menjadi anggota kumpulan dan koperasi Yahudi dan mereka akan segera dibantu dengan memberikan pinjaman tanpa bunga agar mereka bisa berdikari. Jika seseorang itu alumni fakultas kedokteran, maka organisasi Yahudi akan membantunya mendirikan rumah sakit dengan bantuan tanpa bunga. Demikian juga dengan profesi-profesi yang lain.

Dari tulisan diatas dapat dilihat bahwa masyarakat Yahudi benar-benar berusaha dengan gigih mempersiapkan generasi yang unggul sejak dari masa kehamilan, sampai kepada masa sarjana.

Sewaktu dalam kandungan, orangtua mereka telah mempersiapkan makanan dan pendidikan sehingga setiap anak yang lahir mempunyai otak yang cerdas. Memasuki bangku sekolah telah dipersiapkan mata pelajaran yang terpilih dan penekanan utama kepada kreatifitas dan produktivitas. Setelah menyelesaikan perguruan tinggi, masyarakat juga memberikan bantuan modal dengan pinjaman tanpa bunga.

Dengan persiapan matang tersebut yang dimulai dari dalam kandungan sampai dewasa itulah maka kita melihat hari ini masyarakat Yahudi dapat menguasai dunia. Malahan apa yang mereka ajarkan itu banyak mengambil dari hadist nabi, seperti “ajarlah anak-anakmu dengan memanah, berenang, dan menunggangi kuda”, demikian juga dengan hadist-hadist tentang makanan dan juga dengan hadist-hadist mengajarkan anak-anak alunan suara Al-Quran dan lain sebagainya. Fa’tabiru ya Ulil albaab.

M. Arifin Ismail, MA. M.Phil
Kuala Lumpur, Malaysia
Risalah Jum’at MUMTAZ : Edisi 425/ Thn VIII /5 J. Awal 1430 H /1 Mei 2009

Razak Nordin berpesan ; Ilmu kita, amalan mereka? Pandangan anda bagaimana?

No comments:

Share/Bookmark